SFJ-16C Waktu Tanggapan Cepat Peralatan Uji Kebocoran Helium Vakum
| Product Name: | detektor kebocoran helium | Leak rate display: | Angka, Diagram Batang, Grafik |
| Response Time(s): | <1 dtk | Start Time (min): | ≤1,58 menit |
| Mini Leak Detection Rate(Pa.m3/s)/Vaccum Mode: | 5*10-13 Pa.m3/dtk | Ion Source: | 2pcs, Iridium dilapisi Yttrium Oksida, Otomatis Switching |
| Language: | Cina/Inggris | ||
| High Light: | Detektor Kebocoran Helium Sumber Ion Ganda,Multi-Language Interface Helium Leak Detector,Waktu Tanggapan Cepat Helium Leak Detector |
||
Pengantar Detektor Kebocoran Helium:
Detektor kebocoran helium adalah jenis instrumen yang digunakan untuk mendeteksi dan menemukan kebocoran dalam sistem tertutup.Pengujian kebocoran helium digunakan untuk menemukan kebocoran kecil atau kebocoran yang lebih besar dalam volume yang lebih besar. Helium digunakan sebagai gas penanda dan konsentrasinya diukur. Panduan pengujian kebocoran helium ini harus menguraikan dasar-dasar penggunaan metode pengujian kebocoran ini.
Parameter Teknis Detektor Kebocoran Helium:
|
Nama Produk |
Detektor Kebocoran Helium |
|
Laju Deteksi Kebocoran Mini (Pa·m3/s)/Mode Vakum |
5*10-13 Pa·m3/s |
|
Antarmuka Komunikasi |
RS232/485, LAN |
|
Tekanan Deteksi Kebocoran Maksimum yang Diizinkan (Pa) |
1800Pa |
|
Waktu Respons (s) |
<1s |
|
Antarmuka Pengguna |
Layar Sentuh Warna 7 inci |
|
Laju Deteksi Kebocoran Mini (Pa·m3/s)/Mode Sniffer |
2.5*10-9 Pa·m3/s |
|
Dimensi |
755 * 467 * 1180mm |
|
Kualitas yang Dapat Dideteksi |
2, 3, 4 (H2, He3, He4) |
|
Waktu Mulai (menit) |
≤1.58min |
|
Sumber Ion |
2pcs, Iridium dilapisi yttrium oksida, pengalihan otomatis |
|
Pompa Pendukung |
Pompa Vakum Vane Putar |
|
Port Deteksi Kebocoran |
DN25KF |
|
Catu Daya |
AC220V, 50Hz/60Hz |
|
Suhu Operasi |
0~40°C |
|
Bahasa |
Inggris/Cina |
Aplikasi Detektor Kebocoran Helium:
Detektor kebocoran helium SFJ-16C cocok untuk digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk sistem vakum, sistem pendingin, dan pipa. Mereka bekerja berdasarkan prinsip spektrometri massa, yang melibatkan pengionan atom helium dan mengukur rasio massa terhadap muatan untuk mendeteksi adanya kebocoran.
Metode Deteksi Kebocoran Helium (Detektor Kebocoran Helium)
Metode Vakum Helium

Metode Sniffer
Metode Tudung Helium

