SFJ-16C Helium Leak Detection Equipment Vacuum Helium Leak Detector 220V 50Hz
| Ion Source: | 2pcs, Iridium dilapisi Yttrium Oksida, Otomatis Switching | Detectable Quality: | 2, 3, 4 (H2, Dia-3, Dia-4) |
| Product Name: | detektor kebocoran helium | Language: | Cina/Inggris |
| Mini Leak Detection Rate(Pa.m3/s)/Sniffer Mode: | 2.5*10-9 Pa.m3/s | Detection Method: | Spektrometer Massa Helium |
| Power Supply: | AC220V, 50Hz/60Hz | Diamension: | 475*714*1168mm |
| High Light: | Peralatan Deteksi Kebocoran Helium Vakum,Peralatan deteksi kebocoran helium 220V,Peralatan Deteksi Kebocoran Helium 50Hz |
||
Pengantar Detektor Kebocoran Helium
Detektor Kebocoran Helium
Detektor helium adalah jenis detektor kebocoran yang dirancang khusus untuk mendeteksi gas helium. Ada beberapa jenis detektor kebocoran helium, termasuk detektor kebocoran spektrometer massa, detektor kebocoran ionisasi, dan detektor kebocoran sniffer. Detektor kebocoran spektrometer massa adalah yang paling sensitif dan presisi, dan umumnya digunakan dalam penelitian dan aplikasi berkinerja tinggi.
Parameter Teknis Detektor Kebocoran Helium:
|
Peralatan Deteksi Kebocoran Helium SFJ-16C Detektor Kebocoran Helium Vakum 220V 50Hz |
|
|---|---|
|
Nama Produk |
Detektor Kebocoran Helium |
|
Metode Deteksi |
Spektrometer Massa Helium |
|
Port Deteksi Kebocoran |
DN25KF |
|
Tampilan Laju Kebocoran |
Angka, Bagan Batang, Grafik |
|
Waktu Respons (s) |
<1s |
|
Antarmuka Pengguna |
Layar Sentuh Warna 7 inci |
|
Suhu pengoperasian |
0~40°C |
|
Tekanan Deteksi Kebocoran Maksimum yang Diizinkan (Pa) |
1800 |
|
Antarmuka Komunikasi |
RS232/485, LAN |
|
Kualitas yang Dapat Dideteksi |
2, 3, 4 (H2, He-3, He-4) |
|
Laju Deteksi Kebocoran Mini (Pa.m3/s)/Mode Sniffer |
5.0*10 -13 Pa.m3/s |
|
Laju Deteksi Kebocoran Mini (Pa.m3/s)/Mode Vakum |
2.5*10-9 Pa.m3/s |
|
Waktu Startup (menit) |
≤2 |
|
Dimensi |
475*714*1168mm |
|
Catu Daya |
AC220V, 50Hz/60Hz |
|
Bahasa |
Cina/Inggris |
Aplikasi Detektor Kebocoran Helium:
Detektor kebocoran helium banyak digunakan di berbagai industri, termasuk dirgantara, otomotif, dan manufaktur semikonduktor. Mereka adalah alat penting untuk memastikan keselamatan dan keandalan berbagai sistem, dan mereka dapat membantu mencegah waktu henti dan perbaikan yang mahal. Aplikasi detektor kebocoran helium yang paling umum meliputi: Sistem vakum, industri pembangkit listrik, industri medis, sistem pendingin dan penyejuk udara, dan lain-lain.
