logo

Helium Leak Tester untuk Deteksi Kebocoran Sistem Bahan Bakar Otomotif

Properti Dasar
Tempat Asal: Anhui, China
Nama Merek: Wayeal
Sertifikasi: CE
Nomor Model: SFJ-231
Properti Perdagangan
Jumlah Pesanan Minimum: 1 Unit
Harga: Negotiate
Ketentuan Pembayaran: T/T, VISA
Kemampuan Pasokan: 200 Units/Month
Spesifikasi
Leak rate display: Angka, Diagram Batang, Grafik Mini Leak Detection Rate(Pa.m3/s)/Sniffer Mode: 2.5*10-9 Pa.m3/s
Diamension: 475*714*1168mm Product Name: detektor kebocoran helium
Detection Method: Spektrometer Massa Helium Operating temperature: 0 ~ 40 ° C.
Language: Cina/Inggris Leak detection port: DN25KF
High Light:

Detektor Kebocoran Helium Sumber Ion

,

9 Pa.m3/s Helium Leak Detector

,

Mini Helium Leak Detector

Deskripsi Produk

Spesifikasi Teknis Detektor Kebocoran Helium SFJ-231

Nama Produk Detektor Kebocoran Helium SFJ-231
Dimensi 645*678*965mm
Suhu Operasi 0~40°C
Kualitas yang Dapat Dideteksi 2, 3, 4 (H2, He3, He4)
Antarmuka Pengguna Layar Sentuh Warna 7 inci
Metode Deteksi Deteksi Kebocoran Helium
Laju Deteksi Kebocoran Mini (Pa.m3/s)/Mode Vakum 5*10-13 Pa·m3/s
Antarmuka Komunikasi RS232/485, USB*2
Tekanan Deteksi Kebocoran Maksimum yang Diizinkan (Pa) 1500
Sumber Ion 2 buah, Yttrium Oxide Berlapis Iridium, Pengalihan Otomatis
Fitur Utama Detektor Kebocoran Spektrometer Massa, Detektor Kebocoran Spektrometer Massa Helium, pengujian kebocoran helium
Laju Deteksi Kebocoran Mini (Pa.m3/s)/Mode Sniffer 5*10-9 Pa·m3/s
Waktu Mulai 2 menit
Port Deteksi Kebocoran DN25KF
Daya AC220V, 50Hz/60Hz
Bahasa Cina/Inggris

Deteksi Kebocoran Helium dalam Sistem Bahan Bakar Automotive 

Detektor kebocoran spektrometer massa helium banyak digunakan dalam deteksi kebocoran sistem bahan bakar otomotif karena sensitivitasnya yang tinggi (hingga 10⁻⁹ Pa·m³/s) dan keandalannya. Mereka umumnya digunakan untuk deteksi kebocoran pada komponen seperti tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, dan sistem emisi evaporatif. Berikut ini memberikan penjelasan rinci tentang aplikasi spesifik, metode deteksi kebocoran, dan prosedur:1. Metode Vakum (Deteksi Kebocoran Tekanan Negatif)

Skenario Aplikasi:

Deteksi kebocoran cepat online dari sistem bahan bakar yang telah dirakit (misalnya, perpipaan kompartemen mesin).Langkah-langkah Deteksi:
Pengisian Helium Internal:

  • Evakuasi sistem bahan bakar hingga 10⁻² hingga 10⁻³ Pa (membutuhkan sistem pompa vakum).Peniupan Helium:
  • Semprotkan gas helium (tekanan 0,1 hingga 0,2 MPa) di sekitar area pengujian (misalnya, lasan, sambungan).Sinyal Deteksi:
  • Helium yang masuk ke sistem melalui kebocoran ditangkap oleh spektrometer massa dan memicu alarm.Lokalisasi Titik Kebocoran:
  • Lokasi titik kebocoran ditentukan dengan memindahkan pistol semprot atau mengisolasi sistem secara segmental.2. Metode Penekanan (Deteksi Kebocoran Tekanan Positif)

Skenario yang Berlaku:
Tabung karbon EVAP, saluran bahan bakar, dan komponen tahan tekanan lainnya.Langkah-langkah Deteksi:
Pengisian Helium Internal:

  • Suntikkan campuran 5%–10% helium dan nitrogen ke dalam komponen (tekanan 0,3–0,5MPa).Segel dan pertahankan tekanan:
  • Setelah menstabilkan tekanan, tempatkan komponen dalam ruang vakum atau hubungkan ke pistol hisap detektor kebocoran.Deteksi kebocoran:
  • Gunakan spektrometer massa untuk mendeteksi helium yang keluar dari kebocoran.Keuntungan:
  • Cocok untuk komponen berbentuk kompleks, tidak perlu ekstraksi vakum keseluruhan.3. Metode Sniffer (Pemindaian Lokal)

Skenario Aplikasi:
Deteksi kebocoran cepat online dari sistem bahan bakar yang telah dirakit (misalnya, perpipaan kompartemen mesin).Langkah-langkah Deteksi:
Pengisian Helium Internal:

  • Isi sistem bahan bakar dengan helium (tekanan kerja).Pemindaian Eksternal:
  • Gerakkan pistol hisap di sepanjang jahitan las, O-ring, dan area lainnya (jarak 1–3 mm).Umpan Balik Waktu Nyata:
  • Puncak spektrometer massa sesuai dengan lokasi kebocoran